1. LOBBY (lobi)
adalah aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh individu
ataupun kelompok
dengan tujuan mempengaruhi pimpinan organisasi
lain maupun orang yang memiliki kedudukan penting dalam organisasi dan
pemerintahan sehingga dapat memberikan keuntungan untuk diri sendiri ataupun
organisasi dan perusahaan pelobi.
lobby dalam konteks bisnis adalah upaya melakukan
pemasaran atau penjualan dalam melakukan pendekatan kepada calon pembeli, baik
perorangan maupun instansi. Dalam lobi bisnis ini biasanya dikemukakan, maksud,
tujuan, dan penjelasan produk.
Macam-macam istilah lobby (lobi)
Pelobi adalah orang yang berusaha
mempengaruhi pembuat undang-undang (legislasi) maupun pendapat umum.
Biasanya mereka dibayar untuk melakukan pekerjaan ini. Dalam istilah yang lebih
halus, pelobi adalah orang yang terlibat dalam hubungan masyarakat.
Dalam politik, pelobian diartikan sebagai
bentuk partisipasi politik yang mencakup usaha individu atau kelompok untuk
menghubungi pejabat pemerintah atau pemimpin politik dengan tujuan mempengaruhi
keputusan tentang suatu masalah yang dapat menguntungkan sejumlah orang.
Melobi adalah bentuk aktif dari kegiatan
lobi, dimana pendekatan-pendekatan dilakukan secara tidak resmi. Melobi pada
dasarnya merupakan usaha yang dilaksanakan untuk mempengaruhi pihak-pihak yang
menjadi sasaran agar terbentuk sudut pandangan positif terhadap topik lobi, dengan
demikian diharapkan memberikan dampak positif bagi pencapaian tujuan.
Lobi juga dilihat sebagai sebuah (bentuk) tekanan
oleh sekelompok orang yang mempraktekkan seni mendapatkan teman yang berguna
dan mempengaruhi orang lain.
2. NEGOISASI
Negosiasi adalah sebuah bentuk interaksi sosial saat pihak-pihak yang terlibat berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang
berbeda dan bertentangan. Menurut kamus Oxford, negosiasi adalah suatu cara
untuk mencapai suatu kesepakatan melalui diskusi formal.
Negosiasi merupakan suatu proses saat dua pihak
mencapai perjanjian
yang dapat memenuhi kepuasan semua pihak yang berkepentingan dengan
elemen-elemen kerja sama dan kompetisi.
Termasuk di dalamnya, tindakan yang dilakukan ketika berkomunikasi,
kerjasama atau memengaruhi orang lain dengan tujuan tertentu. Contoh kasus
mengenai negosiasi, seperti Cristhoper Colombus meyakinkan Ratu
Elizabeth untuk membiayai ekspedisinya saat Inggris
dalam perang besar yang memakan banyak biaya atau sengketa Pulau Sipadan-Ligitan
antara Indonesia dengan Malaysia.
3. PERSENTASI
Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara
di hadapan banyak hadirin atau salah satu bentuk komunikasi. Presentasi
merupakan kegiatan pengajuan suatu topik, pendapat atau informasi kepada orang
lain. Berbeda dengan pidato yang lebih sering dibawakan dalam acara resmi dan
acara politik, presentasi lebih sering dibawakan dalam acara bisnis.
Tujuan dari presentasi bermacam-macam, misalnya untuk membujuk (biasanya dibawakan oleh wiraniaga), untuk memberi informasi (biasanya oleh seorang pakar), atau untuk meyakinkan (biasanya dibawakan oleh seseorang yang ingin membantah pendapat tertentu).
Agar bisa pandai berpresentasi, orang sering kali
belajar pada para pakar presentasi. Juga, ada banyak pembicara terkenal yang
sering kali diamati oleh orang-orang yang ingin pandai berbicara di hadapan
umum. Para pembicara terkenal di Indonesia antara lain KH Abdullah Gymnastiar, Ustad Abdul Somad, Ary Ginanjar Agustian, Andrie Wongso, dan masih
banyak lagi.
Keahlian berbicara di hadapan hadirin merupakan
hal yang sangat penting bagi siapa pun yang ingin maju. Banyak presiden,
manajer,
wiraniaga, dan pengajar yang menjadi sukses dan terkenal lewat keahlian
berpresentasi.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar